Dongeng Kerbau dan Buaya

Seekor buaya yang sedang berjemur mendapat kemalangan, tertimpa pohon besar di pinggir sungai. Ia berteriak-teriak minta tolong, ketakutan bakal mati kekeringan bila tak segera ditolong. Badannya mulai kepanasan karena tertahan di atas pasir. Kebetulan seekor kerbau yang sedang lewat di dekatnya mendengar teriakan itu. Karena kasihan, kerbau ini pun menolongnya. Ia menggeser pohon yang menindih buaya dengan kepalanya.

Tapi tak disangka-sangka, setelah mendapatkan pertolongan, saat kepala kerbau masih menanggung batang pohon, Si Buaya justru mencaplok kaki kerbau itu. Ditahannya kaki itu dalam gigitan sambil siap-siap ditarik ke dasar sungai. Kerbau menyesal telah menolong buaya yang tak tahu terimakasih. Untung saja di tempat itu muncul seekor Keledai yang mampir untuk berendam.

”Hai keledai, tolonglah aku. Buaya ini menggigit kakiku setelah kutolong,” pinta kerbau. Namun ternyata keledai itu bukannya menolong. Dia malah mengolok-olok kerbau yang dianggapnya dungu.

”Salahmu sendiri! Kau kan tahu, buaya memang suka makan daging. Kenapa kau tolong juga?”

”Ya, … tapi kasihan buaya. Dia bisa mati kalautidak ditolong. Dia terimpa pohon besar,….” rintih kerbau.

”Mana mungkin aku akan menolongmu. Bisa-bisa ganti aku yang digigitnya nanti karena menolongmu. Nggak mau ah…” begitu kata keledai sambil berlari menjauh.

Kerbau menatap sedih kakinya yang mulai berdarah akibat gigitan Buaya. Ia mulai pucat karena menahan sakit, sekaligus mulai khawatir tidak bisa meloloskan diri dari geretan buaya yang menariknya ke dalam sungai.

Pada saat itu muncullah Sang Kancil yang bijak. Kerbau dengan penuh harap kembali meminta keadilan, kali ini ia minta pada Sang Kancil.

Sementara itu, Buaya sudah bertekad untuk tidak akan mendengarkan apapun kata Sang Kancil. Buaya itu ingat bangsanya pernah ditipu kancil saat menjanjikan hadiah dari Raja Sulaiman. Diingatnya petuah-petuah leluhurnya tentang bangsa buaya yang berkali-kali dipecundangi binatang mungil itu. Tak ada yang lebih menakutkan Buaya daripada isi kepala Sang Kancil yang cerdas. Buaya pun waspada.

”Kenapa kau bisa sampai bisa digigit begitu?” tanya kancil.

”Buaya tertimpa batang pohon. Dia minta tolong agar dilepaskan karena tidak bisa bergerak. Tentu saja aku membantunya,..” jelas kerbau pada kancil.

”Oo… jadi semula buaya besar ini tertimpa pohon?” tanya kancil mengulang.

”Ya,….”

”Mana mungkin aku mempercayaimu,… bisa-bisanya kau bohongi aku. Aku ingin tahu apakah kamu bohong padaku atau jujur.”

”Hai buaya,… bagaimanapun aku setuju kau memangsa kerbau bodoh ini. Tentu saja kamu memang berhak memakannya. Jadi sekarang aku ingin tahu apakah kerbau ini telah membohongi aku.” kata kancil sambil menatap buaya.

Mendengar perkataan itu tentu saja si kerbau meronta-ronta. Ia protes karena tidak dipercayai oleh si Kancil. ”Kukira kau akan membela yang benar. Dasar kancil sialan!”

”Mana mungkin kau bisa menolong buaya, …. kamu kan tidak punya tangan, bagaimana bisa kau angkat pohon besar ini,” tambah kancil sambil menunjuk pada batang pohon besar di dekatnya. ”Benar kan buaya,… kerbau ini bohong kan?”

Karena merasa didukung oleh kancil, buaya pun gembira. Dengan senang dia pun mengiyakan perkataan kancil, hinngga mulutnya terbuka. ”Ya,… benar!”

Pada saat mulut buaya terbuka, kancil melompat ke dekat kerbau. ”Cepat lari! Cepat melompat! Ayoo!”

Kerbau itu pun akhirnya lolos dari mulut buaya. Mereka berdua lari menjauhi sungai. Setelah lari menjauh dari buaya, kerbau dan kancil berpandang-pandangan. ”kukira kau tadi benar-benar ingin membiarkan aku dimakan buaya,…” kata kerbau pada kancil.

”Aku hanya ingin mencari cara agar buaya bisa membuka mulut saja,” kata kancil. Mereka pun tertawa-tawa dan mencari makan bersama-sama.

About these ads

Tentang admin

Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.
Tulisan ini dipublikasikan di Dongeng dan tag , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Dongeng Kerbau dan Buaya

  1. hello everyone. i used in the past #host and i must tell you that i like it. also i don t know in what category to post and i am sorry if i posted in this

    But tell something about forex
    What blog or site you saw about forex?

    thanks

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s